Allahbersikap lembut kepada hamba-Nya dan memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dia maha kuat dan perkasa. Wahai Zat yang mencukupi segala sesuatu. Palingkanlah segala sesuatu (mudharat) dari kami.Di tangan-Mu kebaikan itu. Sungguh, Engkau maha kuasa atas segala sesuatu." بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Caramengamalkan surat Ibrahim ayat 40 ialah bacalah doa diatas sesudah selesai mengerjakan sholat, maka insyaAllah anak akan menjadi sholeh serta lebih mengutamakan shalatnya. Itulah doa dan amalan mustajab agar akan menjadi sholeh sholehah, nurut, tidak nakal, rajin sholat, cerdas dan pintar. DoaAkasah adalah doa yang khusus hanya diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.. Untuk file mp3 nya silahkan para sahabat mendownloadnya pada lunk sbb : ‬Fulan ‫ا‬sesungguhnya ‫ا‬Daku ‫ا‬malu ‫ا‬menyiksa ‫ا‬engkau ‫ا‬karena ‫ا‬telah mengamalkan ‫ا‬membaca ‫ا‬doa ‫ا‬ini." 9) ‫ا DoaNurbuat | PDF. Ruqyah Syar'iyyah dengan Al-Quran - nurbuat amalan yang mengadung khodam dan doa yang di tambah ayat Al quran waiya kadu sampai lil alaim dan potongan ayat lainya arti yang nomer 1.Ya Allah, Khodam Doa Nurbuat - Dunia Gaib dan Spiritual. √ Doa Nurbuat Arab, Latin, Arti Serta Keutamaan dan Khasiat [Lengkap] khodam doa KeutamaanDoa Akasah : 1. Barang siapa yang membaca doa ini sehari sekali setahun sekali atau seumur hidup sekali,jika tidak dapat membaca tulisannya saja diletakan didlam rumag, Allah akan mrmberikan ampunan atas segala dosanya. 2. Barang siapa yang berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam mimpi, maka mandilah keramas malam Jumat dengan memakai DownloadAPKPure APP to get the latest update of Ilmu Pelet Suku Baduy Banten and any app on AndroidIlmu Pelet Suku Baduy Banten and any app on Android Sesungguhnyaini tidak lain hanyalah Malaikat yang mulia.". BACA JUGA : Doa Pemikat Wanita Surat At Taubah Ayat 128-129. Cara Mengamalkan Doa Nabi Yusuf Agar Dicintai Wanita yaitu : Dengan niat yang baik, tidak ada unsur niat mempermainkan hati wanita yang anda inginkan / tundukkan. AlmarhumSyekh Ali Jaber menjelaskan bagaimana cara untuk mengamalkan sedekah subuh tanpa kesulitan. Yaitu sebagai berikut: 1. Setelah shalat subuh masukan sedekah dalam kotak amal. Melakukan sedekah subuh tidak perlu mencari anak yatim atau orang miskin saat subuh, namun cukup buat kotak amal dari kaleng atau botol. PesugihanYang Mudah Halal Dan Aman Rahasia Kesaktian Sejati Youtube Kata Kata Indah Kekuatan Doa . Doa Suara Merdu Nabi Daud As Amalan Cara Agar Suara Bagus Indah Dan Disukai Banyak Orang Youtube Di 2021 Doa Kekuatan Doa Kutipan Agama . Ilmu Pelet Jarak Jauh Pasti Kena Youtube Incoming Call Screenshot Youtube Incoming Call Pengertiandan Cara Mengamalkan Ilmu Hikmah Akasah Dari banyak nya ilmu hikmah, seperti Asmaul Husna, Nabi Khidir, Khodam Ayat Kursi, aliran Banten, Karomah, aliran Sidoarjo. Ada saatu lag Yangpunya utang silahkan amalkan. Dengan niat, Ya Allah punya utang belum mampu lunaskan. Hasbunallah wanikmal wakil. Hasbunallah wanikmal wakil, Hasbunallah wanikmal wakil terus," kata Syekh Ali DoaAkasyah Dalam kitab Mujarabat ada menyatakan bahawa doa Akasah ini pda asalnya dibawa oleh Malaikat Jibril as.s dari arasy dari sayyidina Abu Bakar A-Siddiq r.a telah berkata.,.. pada suatu hari aku sedang duduk di hadapan Rasulullah SAW di dalam Masjid Madinah AL Munawwarah, tiba-tiba datang Malaikat Jibril as. Kajiankes ini adalah penyelidikan yang dilakukan secara intensif oleh penyelidik ke atas seorang Guru Besar yang telah dikenalpasti telah berjaya mengamalkan kepimpinan cemerlang yang mana sekolahnya telah berjaya mendapat Anugerah Sekolah Harapan Negara tahun 2007. Kajian kes ini banyak menggunakan kaedah temubual untuk mendapatkan data. 12Oktober 2021 · by Admin Guru Ilmu Hikmah · in guru ilmu hikmah. Doa Diberi Kemudahan dan Kekuatan Dalam Menghadapi Masalah - Kehidupan sering diibaratkan sebagai sebuah roda, di mana kesenangan dan kesulitan adalah 2 hal menyelimutinya. Kadang kita berada di atas dimana kesenangan menghampiri diri kita, tapi jika sudah tiba waktunya DownloadAPKPure APP to get the latest update of Ilmu Pelet Janda Kembang Maha DahsyatIlmu Pelet Janda Kembang Maha Dahsyat qsKbILv. 0% found this document useful 0 votes2K views25 pagesDescriptionDoa Akasyah _ ShafiqolbuOriginal TitleDoa Akasyah _ ShafiqolbuCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views25 pagesDoa Akasyah - ShafiqolbuOriginal TitleDoa Akasyah _ ShafiqolbuJump to Page You are on page 1of 25 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 14 to 23 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Ilustrasi membaca doa akasah. Foto GalamediaDoa akasah atau doa akasyah merupakan doa yang bisa dibaca sehari-hari saat umat Muslim tengah menghadapi kesulitan. Doa ini disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW dari akasah dikutip dari Kitab Majmu Syarif dan Kitab Perukunan Melayu. Mengutip NU Online, Kitab Perukunan Melayu menyebutkan bahwa doa ini sangat mustajab serta mengandung banyak faidah bagi orang yang membacanya.“Di antaranya apabila orang yang membacanya itu sedang sakit niscaya disembuhkan Allah SWT; dan apabila orang itu punya hutang niscaya dilepaskan Allah SWT hutangnya itu; dan barang siapa membaca doa ini dengan itiqad yang sahih niscaya dipelihara ia oleh Allah SWT dari segala bahaya dan dari segala kebinasaan dan disampaikan Allah SWT akan segala hajatnya dengan berkah doa ini insya Allah SWT. Amiiin ya rabbal alamin.” Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus tanpa tahun], halaman 63Bacaan Doa AkasahIlustrasi membaca doa akasah. Foto FreepikDoa Akasah diambil dari nama salah satu sahabat nabi yakni Ukasyah bin Mihshan Al-Asadi RA. Ia merupakan sahabat yang didoakan Rasulullah SAW ke dalam satu dari umatnya yang masuk surga tanpa hisab seperti yang diriwayatkan Imam Bukhari. Adapun bacaan latin doa akasah dilengkapi dengan terjemahannya adalah sebagai berikutAllahumma yā Katsīran nawāl, wa yā Dā’imal wishāl, wa yā Husnal fiāl, wa yā Rāziqal ibādi alā kulli hāl, wa yā Badīan bi lā mitsāl, wa yā Bāqī bi lā zawāl, najjinā minal kufri wad dhalāl, bi haqqi lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, wahai Zat yang banyak anugerah, wahai Zat yang selalu terhubung, wahai Zat yang baik perbuatan, wahai Zat yang memberikan rezeki hamba-Nya pada setiap kondisi, wahai Zat yang mencipta pertama tanpa contoh, wahai Zat yang kekal tanpa sirna, selamatkan kami dari kekafiran dan kesesatan dengan hakikat Lā ilāha illallāh, Muhammadur Rasūlullah shallallāhu alayhi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalas syakku fī īmānī bika wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada keimananku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalal kufru fī islāmī bika wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada keislamanku kepada-Mu,– baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalas syakku fī tawhīdī iyyāka wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika keraguan hinggap pada ketauhidanku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalal ujbu wal kibru war riyā’u was sumatu wan nuqshānu fī amalī laka wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika ujub, sombong, riya, sumah, dan kekurangan masuk mencemari ibadahku kepada-Mu–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in jaral kidzbu wal ghibatu wan namīmatu wal buhtānu alā lisānī wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika dusta, ghibah, namimah, dan bohong besar terucap dari mulutku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalal khathratu wal was-wasatu fī shadrī wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika suatu pikiran konyol dan was-was melintas di dalam dadaku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalat tasybīhu wat taqshīru fī marifatī iyyāka wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika penyerupaan makhluk dan kelalaian pada makrifaktu terhadap-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalan nifāqu fī qalbī minad dzunūbil kabā’iri was shaghā’iri kullihā wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika kemunafikan merayap di hatiku karena dosa baik dosa besar maupun dosa kecil semuanya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in dakhalar riyā’u amālī wa aqwālī wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika riya menyusup pada amal dan perkataanku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā amiltu min sū’in wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, kejahatan yang kuperbuat,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā aradta lī min khairin fa lam asykurhu wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, kebaikan yang Kaukehendaki untukku tetapi aku tidak mensyukurinya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā qaddarta alayya min amrin fa lam ardhahū wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, sesuatu yang Kautakdirkan padaku, tetapi aku tidak meridhainya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā anamta alayya min nimatin fa ashaytuka fīh wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, sebuah nikmat yang Kauberikan padaku, lalu aku mendurhakai-Mu dengannya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā awlaytanī min namā’ika an syukrika wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, nikmat-nikmat yang Kauanugerahkan kepadaku, lalu aku lengah untuk bersyukur,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā awlaytanī min ālā’ika fa lam u’addi haqqahū wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, nikmat-nikmat yang Kauamanahkan kepadaku, tetapi tidak kutunaikan haknya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā mananta alayya minal husnā fa lam ahmadka wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, kebaikan yang Kauanugerahkan kepadaku, tetapi aku tidak memuji-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā ahbabta lī bihī alayya minan nazhari fīka fa ghamadhtu anhu wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, renungan atas kebesaran kuasa-Mu yang Kauinginkan dariku, tetapi aku membutakan mata hatiku darinya,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā shanatu fī umrī bi mā lam tardha wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, apa yang kuperbuat sepanjang usiaku dengan hal yang tidak Kauridhai,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā qashartu min amalī fī rajā’ika wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, amalku yang terbatas di tengah panjang harapanku kepada-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma initamadtu alā ahadin siwāka fis syadā’idi wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika aku bersandar pada selain-Mu pada banyak kesulitan,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma inistaantu ghayraka fin nawā’ibi wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika Aku memohon pertolongan kepada selain-Mu di tengah bencana-bencana,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma mā ashlaha fī sya’nī bi fadhlika wa ra’aytuhū min ghayrika wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, urusanku yang maslahat berkat kemurahan-Mu, tetapi aku melihat sebabnya dari selain-Mu,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma in zallat qadamī anis shirāth bis su’āli min ghayrika fa tsabbitnī wa lam alam bihī aw alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa “Ya Allah, jika kakiku tergelincir dari sirath karena pernah meminta kepada selain-Mu, maka tetapkanlah kakiku,–baik tidak kusadari maupun kusadari–, aku bertobat, menyerah, dan berkata, Lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullah shallallāhu alaihi wa sallam.’”Allāhumma yā Hayyu yā Qayyūm, yā Hannānu ya Mannān, yā Dayyānu yā Sulthān, ya lā ilāha illa anta, subhānaka innī kuntu minaz zhālimīn. Fastajabnā lahū wa najjaynāhu minal ghammi, wa kadzālika nunjil mu’minīn, wa Zakariyyā idz nādā rabbahū, “Rabbi lā tadzarnī fardā, wa anta khayrul wāritsīn.”Artinya, “Ya Allah, wahai Zat yang hidup, wahai Zat yang tegak berdiri, wahai Zat yang menurunkan rahmat, wahai Zat yang memberi anugerah, wahai Zat yang kuasa, wahai Zat penguasa, wahai Zat yang tiada tuhan kecuali Engkau. Maha suci Engkau. Sungguh, aku telah menzalimi diri sendiri. firman Allah Lalu Kami mengabulkan dan menyelamatkannya dari kesulitan. Demikian Kami menyelamatkan orang-orang beriman.’ Zakariya AS ketika menyeru tuhannya, Ya Tuhanku, Janganlah Kau membiarkanku sendiri. Engkau sebaik-baik waris.’”Allāhumma bi haqqi lā ilāha illallāhu wa bi izzath, wa bi haqqil kursiyyi wa saatih, wa bi haqqil qalami wa jarayānih, wa bi haqqil lawhi wa hafazhatih, wa bi haqqil mīzāni wa kaffatayh, wa bi haqqis shirāti wa diqqatih, wa bi haqqi Jibrīla wa amānatih, wa bi haqqi mīkā’īla wa syafaqatih, wa bi haqqi Isrāfīla wa nafkhatih, wa bi haqqi Izrā’īla wa qabdhatih, wa bi haqqi Ridhwāna wa jannatih, wa bi haqqi Malikin wa jahannamih, wa bi haqqi Ādama wa shafwatih, wa bi haqqi Syitsin wa nubuwwatih, wa bi haqqi Nūhin wa safīnatih, wa bi haqqi Ibrāhīma wa khullatih, wa bi haqqi Ishāqa wa diyānatih, wa bi haqqi Yaqūba wa hasratih, wa bi haqqi Yūsufa wa ghurbatih, wa bi haqqi Mūsā wa āyātih, wa bi haqqi Hārūna wa hurmatih, wa bi haqqi Hūdin wa haybatih, wa bi haqqi Shālihin wa nāqatih, wa bi haqqi Lūthin wa ibratih/wa jīratihī, wa bi haqqi Yūnusa wa dawatih, wa bi haqqi Dāniyāla wa karāmatih, wa bi haqqi Zakariyyā wa thahāratih, wa bi haqqi Īsā wa rūhāniyyatih, wa bi haqqi Muhamamdinil mushthafā shallallāhu alayhi wa “Ya Allah, dengan hak Lā ilāha illallāh’ dan kemuliaannya, hak kursi dan keluasannya, hak Arasy dan kebesarannya, hak kalam dan jalan goresannya, hak Lauh Mahfuzh dan malaikat penjaganya hafazhah, hak mizan dan dua piring timbangannya, hak shirath dan kehalusannya, hak Jibril dan kejujurannya, hak Mikail dan belas kasihnya, hak Israfil dan tiupan sangkakalanya, hak Izrail dan pencabutan nyawanya, hak Ridhwan dan surganya, hak Malik dan nerakanya, hak Adam dan keterpilihannya, hak Ibrahim dan derajat khalilullahnya, hak Ishak dan agamanya, hak Ismail dan penyembelihannya, hak Ya’kub dan deritanya, hak Yusuf dan pengasingannya, hak Musa dan ayat-ayatnya, hak Harun dan kehormatannya, hak Hud dan kewibawaannya, hak Saleh dan untanya, hak Luth dan pelajarannya/tetangganya, hak Yunus dan dakwahnya, hak Danial dan kemuliaannya, hak Zakariya dan kesuciannya, hak Isa dan kerohaniannya, dan hak Muhammad SAW sebagai nabi pilihan dan syafa’atul uzhmanya.”Allāhumma yā Hayyu yā Qayyūm, ya lā ilāha illa anta, subhānaka innī kuntu minaz zhālimīn. Fastajabnā lahū wa najjaynāhu minal ghammi, wa kadzālika nunjil mu’minīn. Lā ilāha illa hū, alayhi tawakkaltu, wa huwa Rabbul arsyil “Ya Allah, wahai Zat yang hidup, wahai Zat yang tegak berdiri, wahai Zat yang tiada tuhan kecuali Engkau. Maha suci Engkau. Sungguh, aku telah menzalimi diri sendiri. firman Allah Lalu Kami mengabulkan dan menyelamatkannya dari kesulitan. Demikian Kami menyelamatkan orang-orang beriman.’ Tiada tuhan selain Dia. Hanya pada-Nya aku berserah. Dialah Tuhan arasy yang agung. Cukuplah Allah bagiku. Dialah sebaik-baik wakil. Dia sebaik-baik tuan. Dia sebaik-baik penolong. Tiada daya dan kekuatan bagi kami kecuali berkat Allah yang maha tinggi lagi maha agung.”Rabbanā ātinā fid duniyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā adzāban nār, wa shallallāhu alā khayri khalqihī wa nūri arsyih, sayyidinā wa nabiyyinā wa syafīinā Muhammadin, wa alā ālihī wa ashhābihī ajmaīn, bi rahmatika yā arhamar rāhimīn, āmīn, āmīn yā rabbal “Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka. Semoga Allah melimpahkan shalat dan salam-Nya untuk makhluk terbaik-Nya dan cahaya arasy-Nya, yaitu junjungan kita, nabi kita, pemberi syafaat bagi kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan seluruh sahabatnya berkat rahmat-Mu wahai Zat yang maha pengasih. Amiiin, amiiin, terimalah wahai Tuhan semesta alam.” Transcript DOA AKASYAH TERJEMAH DO’A AKASAH Dengan Asma’ Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Allah, tetapkanlah shalawat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad, Keluarga dan shahabatshahabat beliau. Dengan Asma’ Allah yang menyinari sinar diatas sinar, Segala puji bagi Allah Pencipta nur dan menurunkan kitab Taurat diatas gunung Thurdi dalam kitab yang tertulis, Segala Puji bagi Allah Yang Disebut kaya dengan kemulyaan dan keagungan yang dikenal dan atas senang dan susah yang disyukuri dan segala puji bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi dan menjadikan gelap dan terang, kemudian orang-orang kafir kepada Tuhannya dan berpaling. Kaf Ha Ya Ain Shaad, Ha Mim Ain Sin Qaf, hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan memohon pertolongan, hai Dzat Yang Hidup Tegak Kokoh, Allah Yang sangat belas kasihan kepada hamba-Nya memberi rizki kepada siapa saja yang dia kehendaki, Dia sangat kuat dan mulia, hai Dzat Yang mencukupi segala sesuatu, cukupilah aku dan palingkanlah dariku segala sesuatu dengan kekuasaanMu yang baik, bahwasanya Engkau berkuasa atas segala-galanya. Ya Allah, Dzat Yang banyak pemberiannya dan Yang selalu bertemu, Yang bagus perbuatannya, Pemberi rizki hamba-hambaNya pada setiap keadaan, hai Dzat Pencipta pertama kali dengan tidak melalui contoh, hai Dzat yang langgeng, yang tidak akan binasa, selamatkanlah kami dari kufur dan tersesat dengan La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya kufur/rasa bimbang dan ragu masuk dalam keimananku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya kufur masuk kedalam keislamanku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya rasa bimbang dan ragu masuk ke dalam ketauhidanku terhadap Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya rasa sombong, takabur,riya’ dan sum’ah / menonjolkan diri dan kekurangan di dalam amal perbuatanku bagi Engkau masuk ke dalam hatiku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya sifat dusta, pengumpat, mengadu domba dan pembohong berjalan pada mulutku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya di dalam hatiku terlintas rasa waswas sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya rasa penyerupaan dan lalai masuk ke dalam ma’rifatku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya rasa nifak, dosa-dosa besar dan kecil masuk ke dalam hatiku maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, seandainya sifat riya’ masuk ke dalam amal perbuatanku dan perkataanku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, kejahatan-kejahatan yang telah aku perbuat sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang Engkau kehendaki bagiku, lalu aku tidak dapat mensyukuri sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, hal-hal yang telah Engkau takdirkan kepadaku, lalu aku tidak bergembira atau tidak menerimakannya sedang aku tidak tahu atau tahu, maka bertaubatlah aku dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku, lalu aku salah gunakan, durhaka kepadamu sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau kuasakan kepadaku, lalu aku tidak bersyukur kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan aku tidak memujiMu, sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, berfikir dalam kekuasaanMu yang Engkau ciptakan terhadapku, lalu aku menutup mata, sedang aku mengetahui atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, perbuatan-perbuatan yang aku lakukan sepanjang umurku, lalu Engkau tidak ridha, sedang aku mengerti atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, amal perbuatanku yang Engkau perpendek di dalam mengharap-harap rahmatMu, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, jika aku bergantung kepada selain Engkau di dalam menghadapi kepayahan-kepayahan, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, jika aku memohon pertolongan kepada selain Engkau, dalam kecelakaan dan bahaya, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, urusan-urusanku yang telah Engkau baguskan dengan anugerah Engkau dan pandanganku salah, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, jika aku tegelincir menyimpang dari jalan lurus shirat, karena memohon kepada selain Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah, Yang Hidup tegak kokoh, Yang memiliki rahmat dan banyak anugerahNya, banyak memberi dan Pemilik kerajaan, Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, maha suci Engkau, bahwasanya aku menganiaya diri sendiri, firman Allah “Lalu Kami kabulkan dan Kami selamatkan dia dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang beriman” Zakariya ketika menyeru tuhannya, ya Tuhanku “Janganlah Engkau tinggalkan aku sendiri, Engkaulah waris yang paling baik”. Ya Allah, dengan hak La ila ha illallah dan kemuliaannya, hak kursi dan keluasannya, hak Arsy dan keagungannya, hak kalam dan berjalannya, hak Lauh Mahfudh dan penjaga-penjaganya, hak Timbangan Mizan dan dua matanya, hak Shirat dan kelembutannya, dengan hak Jibril dan kejujurannya, hak Mikail dan belas kasihnya, hak Israfil dan terompetnya, hak Izrail dan terpilihnya, hak Ridlwan dan surganya, hak Malik dan nerakanya, hak Adam dan terpilihnya, hak Ibrahim dan terpilihnya sebagai khalilullah, hak Ishak dan keagamaannya, hak Isma’il dan disembelihnya, hak Ya’kub dan kedukaannya, hak Yusuf dan terasingnya, hak Musa dan ayat-ayatnya, hak Harun dan kehormatannya, hak Hud dan kewibawaannya, hak Shaleh dan untanya, hak Luth dan pemikirannya, hak Yunus dan ajakannya, hak Danial dan kerahmatnya, hak Zakariya dan kesuciannya, hak Isa dan kejiwaannya dan dengan hak Muhammad yang terpilih menjadi kekasihNya dan dengan syafa’at Udhmanya SAW. Ya Allah, Yang Hidup, tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, bahwasanya aku termasuk orang-orang yang menganiaya diri, Firman Allah; Lalu kami mengabulkannya dan menyelamatkannya dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Allah, kepadaNya aku bertawakkal, Dia pengurus Arsy yang Agung. Allah-lah yang mencukupi aku, sebaik-baik Pelindung, Pengurus dan Penolong. Tidak ada daya kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Agung. Ya Tuhan kami, berilah kebaikan kepada kami di dunia dan akherat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka. Shalawat Allah tetapkanlah kepada sebaik-baik makhlukNya, cahaya ArsyNya yaitu junjungan kami , Nabi dan pemberi syafaat bagi kami Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat beliau semua dengan rahmatMu hai Dzat Yang paling belas kasihan. Amin Semoga Allah mengabulkan permohonan kami ini, hai Dzat yang mengurus alam semesta. Fadhilah Doa Akasyah Banyak sekali fadhilah dalam doa akasah ini, berikut beberapa fadhilah yang bisa kita ikhtiarkan. 1. Barang siapa yang membaca doa ini sehari sekali atau seumur hidup sekali jika tidak dapat membaca,maka tulisannya saja diletakkan di dalam rumah, Allah akan memberikan ampunan atas segala dosa-dosanya. 2. Dan barang siapa yang ingin berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam mimpi, maka mandilah keramas pada malam Jumat dengan memakai wewangian kemudian melakukan shalat dua rakaat kemudian setelah selesai shalat membaca doa ini lima kali dengan penuh ihklas, maka Insya Allah memperoleh anugrah berjumpa dengan Rasulullah dalam mimpi 3. Jika ada orang yang sakit gila karena godaan syetan atau sakit panas dan di bacakan doa alasah ini Insya Allah lekas sembuh. 4. Barang siapa yang tidak ingin kekuranganrizkibacalah doa ini, Insya Allah tidak kekurangan rizqi. 5. Dan barang siapa mempunyai tanggungan hutang dan ingin lekas dapat membayarnya dengan membaca doa ini, Insya Allah lekas dapat membayarnya. 6. Barang siapa yang ingin menghafalkan Alquran, maka tulisan doa ini dengan ambar dan minyak kasturiserta minyak za'faran ditukis dalam mangkok putih yang diisi dengan air, kemudian airnya diminum selama tujuh hari, Insya Allah akan lekas dapat menghafalkannya 7. Jika ada orang yang meninggal dunia, tulislah doa ini pada kain kafannya, jika mayit ini didatangi ole dua malaikat Munkar dan Nakir untuk mengajukannya beberapa pertanyaannya, Insya Allah mayit ini akan dapat menjawabnya Allah berfirman Sesungguhnya Aku malu menyiksa engkau karena ada doa ini dan menyebabkan ia lepasdari siksa kubur karena berkah doa ini. 8. Jika ada anak,istri, pembantu atau yang lainnya pergi dari rumah tanpa pamit maka lakukanlah shalat dua rakaat dengan hati yang ikhlas tiga karena Allah sesudah membaca Al Fatihah membaca surat Al Ikhlas tiga kali, sesudah salam membaca doa ini, Insya Allah orang yang minngat tersebut akan lekas kembali. 9. Sayyidina Usman bin Affan berkata Sesungguhnya aku dapat menghafalkan Al quran berkah doa ini. 10. Sayyidina Ali Bin Abi Thalib telah berkata Aku menjadi kuat karena berkah doa ini. 11. Barang siapa membaca doa ini setiap hari tiga kali,nanti pada hari kiamat wajahnya akan seprti bulan purnama tanggal 14 dan masuk surga tanpa kira-kira karena berkah doa ini. 12. Dan barang siapa yang membaca doa ini, mala Allah SWT akan selalu melindunginya dari bahaya kebakaran. 13. Hasan Basri semoga selalu mendapatkan rahmat Allah SWT berkata Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda Sesungguhnya seseorang tidak akan memperoleh pahala seprti pahalanya orang yang membaca doa ini. 14. Syech sya'ba semoga senantiasa mendaptkan rahmat Allah SWT berkata Aku mendengar dari sabda Rasulullah SAW. Barang siapa yang berdoa dengan doa ini, jika ia meninggal dunia, maka akan senatiasa mendapat anugrah dari Allah SWT tujuh puluh ribu Malaikat yang mengantar jenazahnya ke qubur yang setiap satu Malaikat alam nur/cahay. Malaikat berkata jangan takut engkau, sesunguhnya Allah SWT telah memberikan anugrah kepada engkau nanti hari kiamat dan membukakan pintu sorga untukmu. Allah SWT pun berfirman Wahai Fulan sesungguhnya aku malu menyiksa engkau karena telah mengamalkan membaca doa ini. 15. Malaikat Jibril berkata Sesungguhnya aku melihat doa Akasah ini tergantung di bawah Arsy sembilan puluh ribu tahun sebelum Allah menciptakan bumi. 16. Barang siapa yang membaca doa ini setiaphari, sebulan sekali, setahun sekali atau seumur hidup sekali, maka Allah SWT merintahkan tujuh puluh ribu malaikat dari langit membawa kebajikan, serta diberikan mudah rizqinya dan memperoleh rahmat. 17. Doa ini apabila diamalkan tiap hari dan malam hari dengan hati ikhlas, maka ia tidak akan sakit kecuali sakit yang menyebabkan ia meninggal dunia. 18. Jika akan bepergian atau pergi berlayar, maka bacalah doa ini sewaktu akan pergi dan berlayar, Insya Allah akan selama dari marabahaya. 19. Sayyidina Abu Bakar ASh Shidiq ra telah berkata Rasulullah SAW pernah bersabda padaku Janganlah kautinggalkan membaca Akasah ini karena sebab membaca do ini kamu akan dapat kesentosaan dan anugrah dari Allah SWT dapat menghafalkan Alquran dan kitab. 20. Sayyidina Umar Bin Khatab berkata Rasulullah SAW telah bersabda Wahai Umar bacalah doa ini,karena membaca doa ini akan memperoleh pahala yang sangat besar, tujuh puluh ribu Malaikat berbuat kebajikan karena membaca doa ini, satu Malaikat mempunyai mulut,tujuh puluh dan mempunyai kepala tujuh puluh. Tiap satu memuji kepada Allah SWT dan semua itu diberikan kepada orang yang mau membaca doa ini, Allah memberi rahmat kepadanya. Doa akasah. Sumber akasah merupakan doa yang pertama kali dibawa oleh malaikat Jibril dari Arasy. Sahabat Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata sebaagai berikut.“Pada suatu hari aku sedang duduk di hadapan Rasulullah SAW di dalam Masjid Madinah Al Munawwarah. Tiba-tiba datang malaikat Jibril dengan membawa doa akasyah lalu diberikan kepada Rasulullah SAW seraya berkata, Wahai Rasulullah! Sesungguhnya apa yang aku bawa ini, doa akasyah sejak dari Nabi Adam AS dan nabi-nabi sebelumnya belum pernah diberi kecuali kepadamu. Sesungguhnya aku melihat doa akasyah ini tergantung di bawah Arasy selama tahun sebelum Allah SW menciptakan dunia dan segala isinya.”Manfaat dan Keutamaan Doa AkasahBerikut adalah manfaat dan keutamaan doa akasah yang dikutip dari buku Hubbu karya Mashuri 200744.1. Dapat Menghafal AlquranBagi Anda yang ingin menghafal Alquran, maka bisa menuliskan doa ini dengan minyak kasturi, ambar, dan minyak za’faran di dalam mangkuk yang diisi air. Kemudian air tersebut diminum selama tujuh hari berturut-turut. Insyaaallah, ayat Alquran yang sedang dihafal bisa lebih mudah untuk diingat. Usman bin Affan pun pernah berkata, “Sesungguhnya aku dapat menghafal Alquran dengan berkah doa akasyah ini.”Bagi umat muslim yang membaca doa ini setiap hari ataupun hanya sekali, maka Allah SWT akan memerintah malaikat di langit untuk membawa kebajikan dan dimudahkan rezekinya serta mendapatkan Diampuni Seluruh Dosanya oleh Allah SWTJika doa ini dibaca dengan khusyu’ dan ikhlas dari dalam hati karena Allah SWT, maka Allah SWT akan memberi pengampunan dan penghapusan dosa umat muslim yang telah lalu. Jika tidak bisa membaca doa ini, maka Anda bisa menuliskannya dan diletakkan di dalam Mendapat Ganjaran PahalaSaat kiamat tiba, Allah SWT akan memberikan ganjaran pahala yang besar bagi hamba-nya yang membaca doa ini. Rasulullah SAW bersabda, “Bahwasanya seseorang itu tidak akan memperoleh pahala yang berlimpah-limpah, seperti orang yang membada doa akasyah ini.” AS

cara mengamalkan doa akasah